Minggu, Oktober 17, 2021
BerandaCovid-19Ruralisasi, Kapolsek Larompong; Saat Ini Masyarakat Perkotaan Melirik Desa

Ruralisasi, Kapolsek Larompong; Saat Ini Masyarakat Perkotaan Melirik Desa

Luwu – ngopinews.id – Desa kini menjadi masa depan manusia. Kalau kota dipandang sebagai tempat tinggal yang nyaman dengan segala kemewahannya, maka kini desa menawarkan hal serupa, terutama semenjak ada pandemi Covid-19. Sebagaimana pernah diungkapkan pemerintah bahwa kini muncul gejala ruralisasi sebagai lawan urbanisasi. Kini orang tidak lagi pindah dari desa ke kota, tapi yang terjadi justru sebaliknya, orang berbondong-bondong dari kota ke desa.

Selain karena pandemi melanda kota besar yang padat penduduknya, sehingga mobilitas warga yang demikian cepat disinyalir oleh beberapa pakar kesehatan menjadi pemicu terjadinya infeksi virus, kota juga menjadi yang paling terdampak; roda ekonomi di kota besar banyak yang terpukul karena adanya pembatasan sosial yang dilakukan pemerintah. Ekonomi di kota yang lesu memicu orang kota untuk kembali ke desa demi keamanan dan kesehatannya tetap terjaga.

Menyikapi fenomena tersebut, Kepala Desa Temboe Abdi. S.Pd, meggelar rapat pembahanan pemanfaatan BUM Desa, bersama unsur Muspika Kecamatan Larompong Selatan dan tokoh masyarakat setempat. di Kantor Desa Temboe Kecaamatan Larompong Selatan Kabupaten Luwu, Selasa (26/1/2021).

Kapolsek Larompong Polres Luwu Iptu Syarief Sikati. SH.MH, hadir dalam rapat tersebut dalam sambutannya mengungkapkan tentang Rulalisasi masyarakat kota ke Desa, akibat dampak kejenuhan dengan kondisi Pandemi covid-19 di kota.

” Kini desa jauh beda dengan dulu; desa menjadi lokasi untuk melepaskan kepenatan kehidupan dengan membuat dan mengembangkan desa wisata. Melalui Badan Usaha Milik Desa (BUMDes), kini banyak desa yang tadinya belum berkembang secara ekonomi, sekarang menjadi daerah yang maju secara ekonomi, sehingga membuat warganya enggan merantau ke kota, maka Pemerintah Desa perlu memberdayakan seluruh elemen masyarakat, melalui BUM Desa” Kata Iptu Syarief.

” Namun perlu diperhatikan, tempat wisata yang menjadi tujuan banyak orang, perlu diperhatikan bahwa saat ini masih dalam Pandemi Covid-19, sehingga tetap menerapkan protokol kesehatan yang ketat seperti memakai masker, mencuci tangan, serta menjaga jarak atau (3M). Serta dengan pembatasan jumlah pengunjung sehingga menghindari adanya kerumunan pada area wisata dan sekitarnya” tambahnya.

Desa Temboe, memiliki dua lokasi destinasi panorama pantai (Pantai Ponori dan Obyek wisata Hutan Mangrovw Babana Temboe), tampaknya Desa tersebut ankan menjadi incaran dan tujuan wisata lokal maupun nasional, karena kota semakin sesak, tertambah lagi dengan beban ekonomi dan dampak pandemi. Sebaliknya, sekarang desa menawarkan sebuah pesona ketenangan hidup yang nyata di depan mata kita. Dengan tetap menjaga protokol kesehatan secara ketat, niscaya keberadaan desa wisata menawarkan sensasi baru untuk mengisi waktu luang.

Tinggal bagaimana Pemerintah Desa berinergi dengan instansi terkait, mengelola sehingga menjadi obyek wisata yang dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Kontributor: Akhmad. N

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular

Recent Comments