Sabtu, September 18, 2021
BerandaLuwuDikira masih sedang memetik sayur dikebun, tau taunya ditemukan sedang terapung disungai.

Dikira masih sedang memetik sayur dikebun, tau taunya ditemukan sedang terapung disungai.

Luwu, n9opinews.id- Warga dusun pappoko desa Taba kecamatan Walenrang Timur kabupaten Luwu, tiba tiba heboh dikagetkan dengan adanya seorang wanita paruh baya warga dusun Pappoko yang sedang terapung terbawa arus sungai Pongrakka. Peristiwa itu terjadi pada hari ini sekitar pukul 12.30 Jumat (22/1/2021).

Ceritanya berawal dari seorang warga dusun Pani’ langkan ds. Taba kecamatan Walenrang timur, sedang memancing dipinggir sungai lalu tiba tiba melihat ada sosok seorang wanita dalam keadaan tengkurap sedang terapung dan terbawa arus sungai, kemudian dalam keadaan panik ia lalu berupaya mencari orang lain dan menyampaikan perihal yang sedang dilihatnya. Tidak lama setelah itu lalu berdatanganlah beberapa warga setempat ketempat keberadaan sosok terapung tersebut, dan salah satu dari orang orang itu menyatakan bahwa, yang sedang terapung itu adalah ibunya. Maka seketika itu juga tanpa disuruh, beberapa orang langsung turun kesungai dan mengangkat korban untuk dinaikkan kedarat.

Salah seorang diantara yang turut mengangkat tubuh korban dari air menyatakan bahwa, ketika itu denyut nadi korban masih ada namun sdh sangat lemah, lalu mereka berupaya memberikan pertolongan pertama, namun tubuh korban masih tetap belum menyadarkan diri, sampai akhirnya mereka memutuskan untuk membawa korban kerumah sakit umum Sawerigading di Palopo. Setelah di Rumah sakit, korban di nyatakan telah meninggal dunia, tentunya atas pemeriksaan tim medis saat itu.

Korban atas nama RABYYA (50 tahun), dan beralamat di dusun Pappoko desa Taba kecamatan Walenrang.

Berdasarkan informasi yang dapat dihimbun oleh penulis disekitar tempat kediaman korban bahwa, pada awalnya korban bersama suaminya dan seorang cucunya berada dikebun untuk memetik sayur dan lombok, lalu pada sekitar pukul 11.00. wita, korban mengantar pulang cucunya tersebut, sementara korban kembali masuk menuju kebun. Akan tetapi pada sekitar pukul 12.30. wita korban ditemukan sudah dalam keadaan terapung dibawa sungai dengan posisi sedang tengkurap. Diperkirakan korban hanyut terbawa arus karena telah tenggelam.

Dari keterangan seorang anak korban menyatakan, bahwa sudah selama kurang lebih 2 hari korban mengeluh sakit gigi, dan tadi pagi sebelum pergi ke kebun korban sempat pergi memeriksakan sakit giginya kesalah seorang pegawai kesehatan di desa Taba. Kemudian korban juga tidak memiliki Riwayat penyakit Akut. Demikian kata anak korban.

Kanit Reskrim polsek Walenrang BRIPKA NASRI, yang ditemui dirumah korban menyampaikan bahwa, untuk sementara seperti yang kita ketahui bersama, jika korban itu meninggal dunia karena akibat tenggelam disungai, akan tetapi jika ingin mengetahui penyebab kematian lebih jelas, maka diperlukan penyelidikan dan pemeriksaan lebih dalam lagi secara medis, namun sampai saat ini saja kami belum tahu bagamana dan seperti apa hasil visumnya, jadi kami belum bisa menyimpulkan penyebab kematian korban, kata Bripka Nasri.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular

Recent Comments