Senin, November 29, 2021
BerandaOpiniLensa Pengawas Pemilu

Lensa Pengawas Pemilu

n9opi di BULUKUMBA- Sebanyak 270 (dua ratus tujuh puluh) daerah yang akan menggelar pemilihan kepala daerah pada Pemilihan Serentak tahun 2020, yang terdiri atas 9 Provinsi, 37 Kota dan 224 Kabupaten. Kabupaten Bulukumba merupakan salah satu Kabupaten yang akan menggelar Pemilihan Kepala Daerah yakni Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati.

Sebagaimana yang telah diamanatkan oleh Peraturan Perundang-undangan bahwa yang merupakan Penyelenggara Pemilu terdiri dari Komisi Pemilihan Umum (KPU), Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu), dan Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP).

Dari ketiga Lembaga tersebut memiliki tugas dan Kewenangan masing-masing, dan Bawaslu merupakan Lembaga Penyelenggara Pemilihan Umum yang bertugas mengawasi penyelenggaraan pemilihan umum di seluruh wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia sebagaimana yang dimaksud dalam Undang-undang yang mengatur mengenai penyelenggara pemilihan umum yang diberikan tugas dan wewenang dalam pengawasan penyelenggaraan pemilihan berdasarkan ketentuan yang diatur dalam peraturan perundang-undangan.

Pelaksanaan Pemilihan serentak tahun 2020 di tengah Pandemi Covid-19 merupakan hal pertama selama proses demokrasi di Indonesia dan hal tersebut menjadi tantangan tersendiri khususnya bagi Pengawas Pemilihan dalam melakukan proses pengawasan maupun penanganan pelanggaran, namun demikian sebagai Penyelenggara Pemilu yang telah diamanatkan oleh peraturan Perundang-undangan serta dalam melaksanakan sumpah dan janji bahwa kepentingan Lembaga dan negara adalah di atas segalanya daripada kepentingan pribadi, sehingga mengharuskan penyelenggara Pemilu untuk melaksanakan tugas dan wewenangnya meski diperhadapkan dengan Pandemi Covid-19 demi terwujudnya pemilihan yang berkualitas sesuai dengan asas pemilihan itu sendiri. Tahapan Penyelenggaraan Pemilihan kini sedang berjalan pasca New normal yakni tahapan Pemutakhiran Data  Pemilih/ Coklit.

Pengawas Pemilihan Kelurahan/ Desa (PKD) merupakan Penyelenggara Pemilu yang berada di garda garis depan, merekalah yang terjun langsung di lapangan serta berhadapan langsung dengan Pandemi Covid-19, itu semua mereka lakukan untuk memastikan agar tidak ada Warga Negara Indonesia yang kehilangan hak konstitusionalnya.

Mengutip tulisan Pesan Singkat Ratna Dewi Pettalolo (Anggota Bawaslu RI) :

Tahukah kamu sejauh mana kaki mereka melangkah, seterjal apa jalan yang mereka lalu, sederas apa sungai yang harus mereka lintasi…

Tahu kah kamu, mereka terlempar ke sungai dari atas jembatan yang mereka lewati , mereka terjatuh diantara jalanan yang licin, terjerembab di balik semak yang mereka lintasi,…

Tahu kah kamu, apa yang mereka lakukan adalah pengabdian  anak bangsa, yang sering tak menghitung resiko keselamatan, tak menghiraukan gelap malam, padahal jarak dan waktu tak selalu bersahabat.

Tahu kah kamu, mereka dibayar tak seberapa , jika dibandingkan dengan apa yang mereka kerjakan adalah menyelamatkan hak pilih rakyat.

Kita banyak tak tahu Karena mereka sering tak ter beritakan, sebab mereka bekerja  di pelosok, Mereka bekerja dalam bisu memburu waktu mendatangi setiap pemilih sampai di gubuk2 terpencil yang menyepi…

Mereka adalah pejuang demokrasi sejati….

(Doa dan cinta untuk para pengawasan desa dan kelurahan yang bekerja di lintasi waktu dan jarak yang sepi, semoga Ridho Allah selalu menyertai…).

Kami mengajak seluruh elemen masyarakat, jangan biarkan Pengawas Pemilu berjuang sendiri, tangan mereka hanya dua, kaki mereka juga hanya dua, karena itu partisipasi dari masyarakat dalam mengawal proses demokrasi merupakan salah satu kunci kesuksesan Pemilihan serentak tahun 2020.

Mereka juga punya anak dan keluarga tercinta, namun demi tugas di atas Pundak, mereka tinggalkan sejenak menyusuri lorong untuk memastikan hak pilih kita tetap terjaga.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular

Recent Comments